« Sebelumnya: Glassware Print Design Competition 2008   Selanjutnya: Lomba Penulisan Naskah Teater Remaja 2008 »


Eagle Awards Documentary Competition 2008 “Hijau Indonesiaku”

29 May 2008 – 22:20

LATAR BELAKANG

Sudah sejak lama manusia mengembangkan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan taraf hidup. Perkembangan kedua bidang ini begitu pesat, termasuk ketika manusia berusaha mengatasi batasan-batasan yang dibentuk oleh alam dan lingkungan sekitar. Dengan kemapanan yang telah dicapai oleh sekelompok manusia, gaya hidup manusia juga telah mengalami perubahan. Ilmu pengetahuan dan [...]

Share

Temans, mari ikuti Infolomba di Twitter atau Infolomba di Plurk. Tetap semangat!

LATAR BELAKANG

Sudah sejak lama manusia mengembangkan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan taraf hidup. Perkembangan kedua bidang ini begitu pesat, termasuk ketika manusia berusaha mengatasi batasan-batasan yang dibentuk oleh alam dan lingkungan sekitar. Dengan kemapanan yang telah dicapai oleh sekelompok manusia, gaya hidup manusia juga telah mengalami perubahan. Ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan atau memenuhi kebutuhan sekunder bahkan tersier kepada manusia. Sayangnya hal ini seringkali dilakukan tanpa mempedulikan pola dan kecenderungan alam. Kecerobohan ini berakibat buruk bagi manusia, terbukti dengan banyaknya malapetaka yang terjadi akibat kecerobohan manusia sendiri.

Eagle Awards ingin mengajak para pemula pembuat film dokumenter untuk bersikap kritis dalam mengamati lingkungan di sekitar masing-masing dan menuangkannya ke dalam bentuk film dokumenter. Cerita tentang kearifan manusia yang hidup selaras dengan alam baik itu di perkotaan maupun pedesaan, ataupun kisah tentang mereka yang menjadi korban akibat kerusakan lingkungan, diharapkan menyadarkan kita untuk tidak selalu menyalahkan alam, menggugah kita bahwa ketidakseimbangan alam juga diakibatkan oleh tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap pengelolaan lingkungan, menyadarkan kita untuk melakukan sesuatu yang lebih baik bagi lingkungan sebagai warisan kepada anak cucu kita. Mampu mengambil sudut pandang yang tegas dan kreatif dalam merangkai hubungan sebab-akibat terhadap tema besar ini adalah suatu keharusan, sehingga tidak pembuat film tidak menghasilkan karya yang ”stereoype” dalam menampilkan cerita tentang lingkungan. Sudut pandang yang diambil dalam melihat persoalan ini adalah sudut pandang yang dapat membangkitkan semangat dan menyadarkan kita pada sebuah Unknown quotes yang terkenal dikalangan organisasi lingkungan yaitu:

Jika pohon terakhir telah ditebang…. ..
Jika sungai terakhir telah tercemar…. .
Dan jika ikan terakhir telah ditangkap… .
Maka manusia akan sadar bahwa mereka tidak akan dapat makan uang

 

Topik-topik yang diharapkan masuk sebagai usulan untuk proposal adalah segala tindakan, karya ataupun kondisi dari kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan di sekitar mereka yang bernilai baik maupun buruk. Ruang lingkup persoalan yang akan diusulkan, bisa berkaitan dengan isu-isu seperti:

  1. Hubungan antara pemenuhan kebutuhan ekonomi dengan keberadaan lingkungan hutan (misalnya pemanfaatan hutan untuk produk kayu, hasil tambang serta konversi lahan hutan untuk kegiatan ekonomi, dll).
  2. Hubungan antara penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi moderen terhadap kesejahteraan petani atau nelayan di wilayah pertanian, perkebunan maupun kelautan (penggunaan pestisida dan pupuk serta bibit transgenetik, revitalisasi petani, dll).
  3. Hubungan antara gaya hidup masyarakat perkotaan dengan kesimbangan alam (penggunaan alat-alat bantu berteknologi tinggi yang tidak ramah lingkungan, pengalihan fungsi lahan, teknologi atau gaya hidup yang membantu menjaga keseimbangan alam, dll).
  4. Hubungan antara keberadaan kawasan industri dengan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
  5. Kebijakan instutusi adat, negara atau korporasi yang  berpengaruh terhadap kualitas lingkungan.

PROGRAM

MetroTV kembali bekerjasama dengan In-Docs  menyelenggarakan Eagle Awards, sebuah ajang pelatihan, produksi, dan kompetisi film dokumenter bagi pemula. Dari jumlah peserta yang mengajukan proposal akan dipilih 22 tim yang lolos babak pertama.  Dari 22 tim itu,  dewan juri  memilih 10 tim semifinalis yang berhak untuk mengikuti Pitching Forum di Jakarta. Di dalam Pitching Forum akan dipilih 5 tim yang berhak menerima beasiswa untuk mengikuti pelatihan film dokumenter di Jakarta serta produksi sesuai dengan proposal masing- masing tim.

Pada kompetisi Eagle Award pertama, 2005, 2006 dan 2007  menghasilkan film “Joki Kecil”, “Suster Apung” dan ”Kepala Sekolahku Pemulung” sebagai film dokumenter terbaik.

Film dokumenter yang dihasilkan dari ajang kompetisi Eagle Award juga mendapat perhatian dan penghargaan secara nasional maupun internasional. Adapun prestasi yang diperoleh antara lain :

  1. Kami Anak Indonesia karya Salahudin Siregar  sebagai official screening di Singapore International Film Festival (2006), Jakarta International Film Festival (2006), Festival Film Pendek Konfiden (2006), Jakarta Slingshortfest (2006).
  2. Sejarah Negeri Yang Karam karya Agus Salim dan Rony Chandra sebagai official screening Jakarta International Film Festival 2006.
  3. Joki Kecil karya Yuli Andari M dan Anton Susilo sebagai The Best Film Directing pada Tehran International Short Film Festival 2006, Best Short Film Documentary pada Jakarta Slingshortfest 2006, serta sebagai official screening di Jakarta International Film Festival 2006, Best Short Documentary pada Festival Film Epona – Perancis 2007.
  4. Di Atas Rel Mati karya Nur Fitriah Napiz dan Welldy Handoko sebagai Film Favorit Juri Komunal dan 10 Nominasi Film Terbaik Kategori Umum pada Festival Film Dokumenter 2006 (Yogyakarta), Nominasi Best Documentary pada ABU/CASBAA/Unicef Child Rights Award 2007, Best Documentary pada Festival Film KONFIDEN 2007, Nominasi Film Dokumenter terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2007. 
  5. Suster Apung karya Andi Arfan Sabran dan Suparman sebagai 10 Nominasi Film Terbaik Kategori Umum pada Festival Film Dokumenter 2006 (Yogyakarta), Best Commended untuk Short Documentary Program pada ATA – Tehran 2007 dan Jury’s Prize untuk Shorts Documentary pada ABU-Prize 2007

 

Kini, Eagle Awards Documentary Competition 2007 mengambil tema ”Hijau Indonesiaku“ untuk mengungkap cerita tentang  menghadapi masalah lingkungan. Dengan tema ini, diharapkan pembuat film mampu mengangkat cerita yang dapat memberikan pencerahan terhadap usaha menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.

Persyaratan untuk menjadi peserta Eagle Awards Documentary Competition 2008 (EADC2008) “Hijau Indonesiaku “:

Persyaratan umum

  • WNI yang berdomisili di Indonesia berusia 19 – 30 tahun.
  • Lulusan sekolah tinggi atau minimal pernah kuliah selama 2 semester.
  • Belum pernah menjadi finalis Eagle Awards
  • Belum pernah menjuari kompetisi film dokumenter tingkat nasional dan atau internasional.
  • Mendaftarkan diri sebagai tim yang terdiri dari 2 orang.
  • Memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk mempelajari pembuatan film dokumenter dan bercita-cita menjadi pembuat film dokumenter.
  • Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap yang berisi semua keterangan mengenai data diri, proposal film yang diajukan dan data riset, dan foto copy KTP yang dikirimkan kepada panitia dalam satu paket pengiriman.
  • Formulir dapat diperoleh melalui  eagleawards@in-docs.com atau di www.metrotvnews.com/eagleMengirimkan formulir dan proposal dalam 2 bentuk yaitu :
         * Soft copy
    ke : eagleawards@in-docs.com
         * Hard copy  yang ditujukan ke : EADC07, Up: Kiki – In-Docs, Jl.Sutan Syahrir 1C Blok 3–4, Jakarta Pusat 10350

Persyaratan Khusus

  • Proposal yang diajukan bertema “Hijau Indonesiaku“
  • Proposal tersebut memungkinkan untuk di wujudkan ke dalam film dokumenter berdurasi 15 menit.
  • Calon penerima beasiswa bersedia mengikuti rangkai kegiatan Eagle awards secara penuh yang terdiri dari seleksi, pelatihan, produksi, pasca produksi film dokumenter hingga malam anugerah Eagle Awards menurut jadwal yang ditentukan oleh pihak penyelenggara.
  • Menyetujui hak siar selama 5 tahun yang dipegang oleh Metro TV dan hak edukasi selama 5 tahun yang dipegang oleh In-Docs untuk setiap dan semua bagian produk dalam bentuk tertulis, tercetak, tersiar, terekam di pita dan versi elektronik lainnya yang merupakan hasil dari pengerjaan proyek.
  • Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan On-Air dan Off Air  yang diadakan oleh Metro TV dalam rangka sosialisasi, meningkatkan awareness, dan promosi program Eagle Awards.   

 

Batas Waktu Pendaftaran
Pendaftaran dibuka dari tanggal 21 april – 6 Juni 2008. Proposal paling lambat diterima oleh panitia pada tanggal 6 Juni 2008 Pukul 18.00 WIB
Seleksi Tahap I
Seluruh calon peserta akan diseleksi menjadi 22 tim dengan proposal film dokumenter terbaik. 22 Tim terbaik ini akan diseleksi dengan wawancara via telepon jika telah bersedia hadir pada Pitching forum jika terpilih menjadi semifinalis. Seleksi wawancara ini menghasilkan 10 tim dengan proposal film dokumenter terbaik  10 tim ini selanjutnya akan disebut sebagai semi-finalis.
Seleksi Tahap II: PITCHING FORUM
Pitching Forum adalah presentasi proposal film dokumenter di hadapan panelis yang terdiri dari profesional dokumenter, ahli dalam bidang lingkungan, dan di depan publik peminat film dokumenter Indonesia. Dari 10 semi-finalis, akan dipilih 5 tim terbaik dengan proposal terbaik yang disebut sebagai finalis. Finalis kemudian akan menerima beasiswa untuk mengikuti proses Eagle Awards 2008 secara penuh..

Hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam tahap seleksi adalah sebagai berikut:

  • Nilai tema “Hijau Indonesiaku” dalam pemilihan topik/subyek film dokumenter;
  • Kedekatan periset dengan topik/ subyek
  • Ide atau sudut pandang yang jelas
  • Relevansi antara topik/subyek dengan lokasi riset;.
  • Kemungkinan proposal untuk dapat diproduksi dalam hal rentang waktu dan anggaran;
  • Kualitas motivasi dan komitmen pelamar;

Pelatihan
Penerima beasiswa akan menjalani program pelatihan dokumenter dari pra-produksi sampai pasca-produksi selama beberapa di Jakarta. Pelatihan ini akan dipandu oleh In-Docs yang didukung oleh pembuat film dokumenter profesional. Pelatihan terdiri dari Development Lab dan Production Lab yang akan membantu para peserta untuk merumuskan proposal hingga menjadi sebuah treatment yang siap diproduksi.

Produksi
Setiap tim penerima beasiswa akan mendapat fasilitas sebagai berikut:

  • Penyelia Produksi dari kalangan produser/sutradara film dokumenter profesional Indonesia;
  • Penata kamera profesional yang membantu saat shooting;
  • Peralatan shooting standar: kamera, lensa, tripod, wireless microphone, bahan baku serta kebutuhan lainnya.
  • Editing room dan editor profesional yang membantu saat Editing;
  • Dana produksi film dokumenter (besarnya disesuaikan dengan kebutuhan setiap tim, diketahui oleh Penyelia Produksi dan disetujui oleh Panitia).

Beasiswa
Beasiswa yang akan didapat oleh finalis eagle awards dalam bentuk fasilitas akomodasi, konsumsi dan transportasi selama masa pelatihan, produksi dan pasca produksi. Biaya produksi yang dibutuhkan telah di setujui oleh panitia pelaksana Eagle Awards. Biaya Produksi yang dikeluarkan harus dipertanggungjawabkan oleh finalis.

 

Komitmen
Setiap finalis dituntut memiliki komitmen dalam mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan Eagle Awards yang telah dijadwalkan oleh Panitia secara penuh. Finalis juga dituntut untuk bertanggung jawab dalam pemakaian dana produksi. Jika pada proses mengikuti rangkaian kegiatan Eagle Awards terdapat finalis yang tidak memiliki komitmen, tanggung jawab dan melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia maka finalis akan diberikan sangsi tegas.

 

Keputusan
Keputusan dewan juri dan panitia dalam melakukan seleksi dan membuat kebijakan adalah absolut dan tidak dapat digugat.
Penayangan dan Penganugerahan Eagle Award
Kelima film dokumenter finalis akan diputar pertama kali oleh MetroTV. Film terbaik akan mendapatkan “Eagle Award” yang dipilih oleh kelompok juri independen (di luar tim penyelenggara).

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi :

Kiki 

In-Docs Educational Program Coordinator

Tel: (021) 3192.5115
Fax: (021) 3192.5360
E-mail: eagleawards@in-docs.com
Hp: 021-92936474 

Fajrian 

Metro TV EADC Program Coordinator

Tel: (021) 583.00077 ext. 22034
Fax: (021) 5824489
E-mail: eaglewards@metrotvnews.com

 

Atau klik di website METRO TV:
www.metrotvnews.com/eagle/

Googling segera! Cari dan temukan materi terkait lomba! Semangat ya!
Google
  1. One Response to “Eagle Awards Documentary Competition 2008 “Hijau Indonesiaku””

  2. knapa ya mas kita mencoba hubungi no telp metro tv ngak direspon padahal telpon tersebut masuk….untuk menanyakan tentang eagle awards

    oleh wijaya pada 6 Jun 2009

Kirim komentar