« Sebelumnya: Lomba Photo Portal PasarKreasi.com “Kemenangan Hati Yang Fitri”   Selanjutnya: Project 10to the 100 - Submit Your Ideas - Google 10th Birthday »


Lomba Karya Tulis Hari Listrik Nasional Ke-63 - PLN Regional Sumut

23 September 2008 – 23:18

Deadline: 30 September 2008

Dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-63, PT PLN (Persero) Regional Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar lomba karya tulis bagi kalangan pers dan masyarakat umum.
 
Lomba tersebut, menurut Ketua Pelaksana Marodjahan Batubara yang Plt DM Komunikasi dan Hukum PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagut, lomba akan dilaksanakan mulai 1 September sampai 30 September 2008.


Adapun, [...]

Share

Temans, mari ikuti Infolomba di Twitter atau Infolomba di Plurk. Tetap semangat!

Deadline: 30 September 2008
Dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-63, PT PLN (Persero) Regional Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar lomba karya tulis bagi kalangan pers dan masyarakat umum.
 
Lomba tersebut, menurut Ketua Pelaksana Marodjahan Batubara yang Plt DM Komunikasi dan Hukum PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagut, lomba akan dilaksanakan mulai 1 September sampai 30 September 2008.
Adapun, tema lomba ditetapkan panitia berdasarkan karakteristik unit-unit pengelola kelistrikan yang ada di wilayah Regional Sumut. 
  • Untuk unit PLN Pembangkitan Sumbagut, tema yang ditetapkan adalah ”Ancaman dan peluang krisis listrik di Sistem Sumut-Aceh”. 
  • Unit PLN Wilayah Sumut (pelayanan) ”Peran serta Masyarakat dalam Menghadapi Krisis Listrik di Sumatera Utara”, 
  • unit PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan SUAR ”Potensi  energi alternatif untuk percepatan pembangunan kelistrikan di Sumut, Aceh dan Riau” 
  • serta unit PLN Penyaluran & Pusat Pengaturan Beban Sumatera ”Peran masyarakat dan media serta strategi dalam penyelamatan aset transmisi, sebagai media penyaluran energi yang terintegrasi di Pulau Sumatera.”
Lomba karya tulis ini bertujuan mendapatkan masukan dari masyarakat serta pers tentang kondisi krisis listrik yang terjadi, pengelolaan potensi energi alternatif yang ada, pengaman instalasi vital kelistrikan, serta memacu semangat insan pers untuk mensosialisasikan kondisi kelistrikan yang terjadi dimasa kini dan yang akan datang, sehingga masyarakat dapat lebih memahami permasalahan-permasalahan yang dihadapi PT PLN (Persero) Regional Sumatera Utara dalam mengelola ketenagalistrikan di wilayah ini.
Menurut Marodjahan, lomba ini dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok umum dan pers. 
Untuk kelompok umum memperebutkan hadiah, Juara I – Tabanas Rp 4 juta + Piagam, Juara  II – Tabanas Rp 3 juta + Piagam, Juara III - Tabanas Rp 2 juta + Piagam, dan Karya Pilihan mendapat Tabanas Rp 1 juta + Piagam.
Sedang bagi kelompok pers, Juara I akan mendapatkan 1 unit Laptop beserta Piagam, Juara II – 1 unit Komputer Dual Core 2 + Piagam, Juara III - Kamera Digital + Piagam, dan Karya Pilihan memperoleh Tape Recorder + Piagam.
Syarat peserta lomba. 
Bagi kelompok umum, naskah dicetak (print) pada kertas A4, dengan jarak tulisan 1,5 spasi, jenis huruf Book Antiqua ukuran 12, panjang tulisan maksimal 6 halaman atau 10.000 karakter, menyertakan tanda bukti indentitas diri, merupakan karya asli, dan belum pernah diikutkan dalam lomba sejenis, dapat menyerahkan maksimal 3 karya tulis dan mengikuti kaidah-kaidah EYD serta menyebutkan sumber-sumber data.
Untuk kelompok pers, setiap tulisan wajib dipublikasikan pada media masing-masing, panjang tulisan minimal setengah halaman dalam bentuk artikel disertai photo, menyerahkan tanda bukti publikasi, menyertakan tanda bukti diri kewartawanan, dapat menyerahkan maksimal 3 karya tulis, mengikuti kaidah-kaidah Jurnalistik dan merupakan karya asli dan belum pernah diikutkan dalam lomba sejenis”
Lomba karya tulis ini akan dinilai oleh tujuh orang juri independen yang dipilih berdasarkan intelektualitas dan profesionalismenya, masing-masing dari kalangan pemerhati kelistrikan, lembaga konsumen, pers dan pihak PLN sendiri.
Penilaian pemenang dilihat dari 5 kategori yaitu pemilihan topik, kedalaman materi, akurasi data, gaya penulisan, dan tata bahasa. 
Penyerahan hadiah akan dilaksanakan saat perayaan HLN ke 63 pada 27 Oktober 2008,” kata Marodjahan.
 
Peserta dapat mengirimkan hasil tulisan melalui POS dalam amplop tertutup ditujukan ke 

’Panitia Lomba Karya Tulis HLN Ke-63’ 
PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara, 
C.q. Bagian Humas
Jl. K.L. Yos Sudarso No. 284 
Medan 20115

 
(wie)
 
Sumber: situs Berita Sore via kontribusi dari rashya alfansyuri (inbox infolomba[at]gmail.com)

Googling segera! Cari dan temukan materi terkait lomba! Semangat ya!
Google
  1. One Response to “Lomba Karya Tulis Hari Listrik Nasional Ke-63 - PLN Regional Sumut”

  2. Saya Danan, 29 Th,
    saya seorang pengusaha muda (UKM)

    Jauh sebelum orang meributkan efisiensi energi dan energi alternatif, kami sudah melakukan penelitian selama 6 Tahun terakhir tentang tungku sekam, dan baru kami jual secara masal setelah saya memutuskan untuk usaha sendiri 2 tahun yang lalu.

    modal awal kami 1,5 jt waktu itu, Alhamdulillah setelah mulai lancar kami berhasil menjual 23 unit tersebar dari Banyuwangi hingga Tegal.

    hari ini saya membaca berita dari liputan enam (14 oktober 2008) tentang kayu sebagai bahan bakar alternatif ungulan, saya antara antara mendukung dan menolak pendapat ini. Mendukung karena mungkin menciptakan lapangan kerja baru, menolak karena sebetulnya ada yang lain selain kayu yang juga ungulan yang mungkin tidk merusak ekosistem alam akibat penebangan kayu yang berlebihan. bahan bakar dari produk yang kami buat adalah dari sekam, serbuk kayu, tempurung kelapa, ampas tebu, serabut kelapa, jerami kering bahkan daun kering. coba dibandingkan, lebih baik mana dibandingkan dengan kayu.

    saya pikir didepan mata kita sudah tersedia sumber energi terbaharui dengan sangat murah, cuman mungkin orang indonesia saja yang kurang mau tahu. di desa tempat saya tinggal para penduduk mulai kami pengaruhi sedikit demi sedikit untuk meninggalkan elpiji dan beralih ke tungku sekam rumah tangga buatan kami. pertimbangannya simple, karena faktor kebisaan dan perasaan kalo elpiji naik lagi gimana, sedangkan sekam, jerami dam serbuk kayu melimpah didesa kami. kalo dikota mungkin teknologi ini belum bisa diterima. Yang dikawatirkan selama ini kalo timbul polusi asap dari pembakaran, kami sudah bisa atasi, artinya bebas polusi asap.

    cuma, kami hanya sebuah UKM dengan masalah klise.

    Mohon Kami diberikan Informasi tentang program
    yang berkaitan dengan Tungku sekam yang kami produksi

    Bagaimana caranya untuk menjalin kerjasama agar produk kami dapat dinikmati lebih luas oleh semua masyarakat

    untuk informasi keseriuasan kami bisa diperoleh dari
    www.santosorising.com

    Kami bersedia memberikan informasi tambahan yang mungkin diperlukan

    Terimakasih

    Danan Eko Cahyono, ST

    oleh Danan E C, ST pada 15 Oct 2008

Kirim komentar